Limbah Cangkang Telur, Bisa Jadi Apa Ya? - Naina Indonesia

Limbah Cangkang Telur, Bisa Jadi Apa Ya?

Limbah Cangkang Telur, Bisa Jadi Apa Ya?

Penggunaan Limbah Cangkang Telur dalam Kehidupan Sehari-Hari

Siapa disini yang suka membuat hidangan berbahan dasar telur dan langsung membuang cangkang telurnya?

Ternyata, cangkang telur yang selama ini dianggap sampah memiliki berbagai manfaat lho!


CangkangTelur
Limbah Cangkang Telur

Cangkang telur ini dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan kerajinan tangan, pupuk, ataupun campuran makanan. Tapi, kenapa sih cangkang telur bisa digunakan sebagai bahan dasar dalam hal di atas?

Kandungan Cangkang Telur


Faktanya, cangkang telur mengandung hampir 95.1% garam organik, 3.3% bahan organik terutama protein, dan 1.6% air. Sebagian besar bahan organik yang terkandung terdiri atas CaCO3 atau kalsium karbonat (98.5%) dan MgCO3 atau magnesium karbonat (0.85%). dan 0.75% kalsium fosfat. Kandungan inilah yang membuat cangkang telur dinilai memiliki potensi untuk digunakan sebagai pupuk, bahan makanan, ataupun bahan kosmetik. 

Sekarang, yuk bahas salah satu pemanfaatan limbah cangkang telur yang dapat dibuat di kehidupan sehari-hari!

Cangkang Telur dalam Pupuk Tanaman

Kandungan kalsium karbonat yang tinggi membuat cangkang telur dapat digunakan sebagai penguat dinding sel, perangsang pertumbuhan akar, serta mencegah pembusukan pada ujung tanaman.
Salah satu jenis pupuk yang dapat dibuat dengan bahan dasar cangkang telur ini adalah pupuk organik cair. 
Pupuk Organik Cair (POC) merupakan pupuk berwujud cair yang dibuat dari hasil fermentasi bahan organik. Pupuk ini sering digunakan dalam pertanian karena nutrisinya lebih mudah diserap oleh tanaman.
Langkah - langkah yang dapat dilakukan untuk mengubah limbah cangkang telur menjadi pupuk tanaman adalah berikut:
  1. Bersihkan cangkang telur dari sisa lendir atau kuman, lalu jemur atau sangrai cangkang telur hingga benar-benar kering
  2. Setelah itu, hancurkan cangkang telur hingga berubah bentuk menjadi bubuk atau tepung halus. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menumbuk atau mem-blender cangkang telurnya
  3. Cangkang telur yang sudah halus kemudian diayak dan ditimbang hingga seberat 1 kg dan dicampur dengan gula merah sebanyak 50 mL. 
  4. Setelah itu, ditambahkan EM4 yang sudah dicampur air dengan perbandingan 1:9 (Untuk takaran berat cangkang telur sebanyak 1 kg, digunakan 50 mL EM4 dan air sebanyak 450 mL)
  5. Semua bahan kemudian diaduk hingga homogen dan ditutup secara rapat, kemudian difermentasi hingga 10 hari. 
  6. Setelah 10 hari, POC berbahan dasar cangkang telur dapat digunakan dengan pengaplikasian 1 minggu hingga 2 minggu sekali.
Note: untuk 1 kg cangkang telur, digunakan 50 mL gula merah, serta 50 mL EM4 dan 450 mL air (perbandingan 1:9). Dari 1 kg cangkang telur, dapat dihasilkan 7 botol dengan volume 500 mL yang siap guna.

Jika tidak ingin dibuat sebagai POC, maka cangkang telur yang sudah dihancurkan tadi dapat langsung ditaburkan di sekeliling pangkal tanaman atau dicampurkan dengan media tanam berupa tanah. 
Selain itu, dapat juga dilakukan pencampuran 3 sdm cuka dengan 1 sdm bubuk cangkang telur hingga berbuih. Kemudian dilarutkan dalam 3 L air.

Berikut adalah pemanfaatan limbah cangkang telur dalam kehidupan sehari-hari, selamat mencoba di rumah ya :) 


Sumber:

Hasibuan, S., Nugraha, M. R., Kevin, A., Syahkila, N. R., Dhewanty, S. A., Fadillah, M. F., Kurniati, M., Trilanda, N., Afifah, S. N., & Shafira, T. (2021). Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Cair di Kecamatan Rumbai Bukit. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 5(2), 154-160. https://doi.org/10.20961/prima.v5i2.54635
Nurhasanah, D., Fitri, N., Ayadi, S., Ardi, & Anggriyani, R. (2023). Studi Literatur Pemanfaatan Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik Yang Baik Untuk Tanaman. Prosiding SEMNAS BIO 2023 Universitas Negeri Padang, 828–837. ISSN: 2809-8447.

Please write your comments